SIAPAKAH SIDHARTA GAUTAMA?



Penulis:Ibtihal Mumtaz


Sebut saja YONG AH, dia adalah rekan kerja saya sewaktu saya masih bergabung di perusahaan swasta..


Teringat kala itu, di sela sela aktifitas pekerjaan kami ... saya dan YONG AH diskusi mengenai masalah agama BUDHA ..


kenapa ya harus diskusi agama BUDHA?? entahlah......









Kala itu saya hanya penasaran dengan SOSOK SHIDARTA GAUTAMA, yang disebut sebut sebagai NABI, sewaktu saya berumur 6th MAMA saya selalu bercerita tentang sosok SHIDARTA dalam versi agama BUDHA, mama saya juga berkata bahwa SHIDARTA mungkin saja seorang NABI, who know's?? (wallahu a'lam bishowab)




Yong Ah teman saya berkata : "Sebenarnya BUDHA itu hanyalah perantara TUHAN, kalau istilah dalam ISLAM adalah MUHAMMAD"

mendengar teman saya berkata demikian, saya jadi sempat terfikir benarkah SHIDARTA adalah seorang NABI?? jika benar, kenapa ummat BUDHA malah menyembah dirinya bukan pada TUHAN langsung??



dari sinilah saya mulai mencari sumber sumber mengenai sosok SHIDARTA GAUTAMA, melalui INTERNET dan BUKU juga melalui diskusi dengan seorang teman MUSLIM ............Insya Allah, inilah jawaban yang selama ini saya cari ;



"DISKUSI TEMAN dan SUMBER melalui BUKU"

Dalam diskusi dengan teman, saya bertanya mengenai Ummat Nabi NUH yang MUSYRIK akibat sifat GHULUW mereka..

Jauh sebelum dirinya diutus sebagai Rasul, umat Nabi Nuh terperosok ke kubangan kemusyrikan akibat PENGHORMATAN terhadap orang-orang shalih secara berlebih-lebihan ...



Diceritakan beberapa orang Shalih, yaitu WASS, SUWA', YAQHUTS, YA'UQ dan NASR, satu per satu WAFAT..

Demi mengenang keshalihan orang-orang shalih tersebut, kaum Nabi Nuh lalu melakukan I'TIKAF, berkumpul dan berdiam diri, di pelataran kuburan mereka ...

Sikap ghuluw ini lalu berlanjut dengan cara membuat patung-patung mereka ..



Awalnya, patung ini hanya dimaksudkan sebagai PERINGATAN... Namun, seiring perjalanan waktu, apalagi setelah banyaknya para ulama yang wafat, akhirnya PATUNG PATUNG itu lalu DISEMBAH ..



dari DISKUSI inilah saya berfikir, apakah sebelum zaman NABI NUH, ummat MANUSIA sudah banyak yang menyembah BERHALA??

jawabannya adalah "IYA" "Ketika mereka (orang-orang shalih) ini meninggal, syetan lalu membisikkan kepada kaum mereka, untuk membuat patung di tengah-tengah majelis-majelis, dan menamainya sesuai nama-nama mereka .. Mereka melakukannya, tapi belum disembah .. Ketika generasi tersebut wafat dan ilmu dilupakan, patung-patung itu akhirnya disembah" papar Ibnu Abbas, seorang pakar tafsir terkemuka dari kalangan sahabat (HR. Bukhari III/316).



Lantas apa yang menyebabkan mereka menyembah BERHALA??

"GHULUW" karena sikap BERLEBIHAN merekalah yang menjadikan mereka MUSYRIK..

"Sungguh binasalah orang-orang yang berlebih-lebihan (H.R. Muslim). Nabi mengucapkannya tiga kali...

"Jauhilah sikap ghuluw, karena kehancuran orang-orang sebelum kamu adalah akibat dari ghuluw"(HR Ahmad, Nasai, Ibnu Majah, Ibnu Hibban)



--



Dengan demikianlah saya tau SEBAB mengapa ummat manusia menyembah BERHALA atau BUDHA??



lantas SIAPAKAH BUDHA??? NABI IDRIS kah?? atau NABI DZUL QIFLI??



PERSAMAAN NABI IDRIS ALAIHISSALAM DENGAN SIDDARTHA GAUTAMA :



Idris atau Nabi Idris ‘alaihis salam. (Arab: إدريس ) adalah salah seorang rasul.



Berdasarkan pendapat sebagian besar orang Idris dikenal dengan nama Henokh, namun hal ini tidak memiliki argumentasi yang cukup menjadikan pendapat ini menjadi benar begitu saja...



Terdapat empat ayat yang berhubungan dengan Idris dalam Al-Qur’an, dimana ayat-ayat tersebut saling terhubung di dalam Surah Maryam (Maryam) dan Surah Al-Anbiya’ (Nabi-nabi).“ Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. Dan KAMI telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi. (Qur’an 19:56-57) ”

“ Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar. KAMI telah memasukkan mereka kedalam rahmat KAMI. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang saleh.” (Qur’an 21:85-86)



Dalam MUSTADRAK AL HAKIM IDRIS dipercayai sebagai seorang penjahit berdasarkan hadits sebagai berikut:

Ibnu Abbas berkata, “Daud adalah seorang pembuat perisai, Adam seorang petani, Nuh seorang tukang kayu, Idris seorang penjahit dan Musa adalah penggembala.” (dari al-Hakim)

Sedangkan, Sidharta sendiri telah merancang sendiri busana KEBIKHUAN yang akan digunakan-Nya nanti di pertapaanNya......

Kisah Anuruddha Thera DHAMMAPADA VII, 4 menjelaskan bahwa menjahit memang merupakan salah satu keahlian para bhiku. Anuruddha Thera mencari beberapa kain bekas di dalam timbunan sampah untuk dibuat jubah, sebab jubah lamanya telah kotor dan koyak..



Menurut buku berjudul The Prophet of God Enoch: NabiyuLLAAH Idris, Idris adalah sebutan atau nama Arab bagi Enoch, nenek moyang Nabi Nuh...

Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya meriwayatkan bahwa Nabi Idris wafat saat beliau sedang berada di langit keempat ditemani oleh seorang malaikat...Beliau hidup sampai usia 82 tahun...!!



Sedangkan Buddha Gautama berkelana menyebarkan DHARMA selama empat puluh lima tahun lamanya kepada umat insan dengan penuh cinta kasih dan kasih sayang, hingga akhirnya mencapai usia sekitar 80 tahun, saat ia menyadari bahwa tiga bulan lagi ia akan mencapai PARINIBBANA....

Sang Buddha dalam keadaan sakit terbaring di antara dua pohon sala di Kusinagara, memberikan khotbah Dharma terakhir kepada siswa-siswa-Nya, lalu Parinibbana...



Pada saat berusia 7 tahun, Pangeran Siddharta mempunyai 3 kolam bunga teratai, yaitu:



* Kolam Bunga Teratai Berwarna Biru (Uppala)

* Kolam Bunga Teratai Berwarna Merah (Paduma)

* Kolam Bunga Teratai Berwarna Putih (Pundarika)

Kata as sidr = sidrah=sidhar=idris merujuk kepada arti atau makna bunga teratai. Ini merupakan hal yang patut dipertimbangkan lebih lanjut...

Ditambah lagi dengan Sang Budha yang menemui kesempurnaan menuju parinirwana...






PERSAMAAN NABI DZULQIFLI ALAIHISSALAM DENGAN SIDDARTHA GAUTAMA



Berbalik dari itu, benarkah SHIDARTA GAUTAMA adalah nabiullah DZULQIFLI??



Sebenarnya tidak ada kata-kata “BUDDHA” dalam Al-Qur’an, namun menurut Dr. Alexander Berzin bahwa terdapat catatan para sejarawan dan peneliti yang mengaitkan beberapa ayat Al-Qur’an dengan Sang Buddha, yaitu pada maksud ayat ;



“Demi (buah) Tin (fig) dan (buah) Zaitun, dan demi bukit Sinai, dan demi kota (Mekah) ini yang aman, sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu? Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?”(At-Tin 95 : 1)



Beliau menjelaskan bahwa :

BUAH ZAITUN melambangkan Jerusalem, ISA (Jesus, Kristian).
BUKIT SINAI melambangkan Musa dan Yahudi.
KOTA MAKAH menunjukkan Islam dan Muhammad Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Manakala,
POHON TIN (FIG) pula melambangkan apa??



Tin (fig) = Pohon Bodhi = Pohon Bodhi adalah tempat Buddha mencapai Pencerahan Sempurna..



Al-Qasimi di dalam tafsirnya berpendapat bahwa sumpah Allah Subhanahu wa-ta'ala dengan buah tin yang dimaksud ialah pohon BODHI...



Prof. Hamidullah juga berpendapat sama dengan al-Qasimi bahwa perumpamaan pohon (buah) tin (fig) di dalam Al-Qur’an ini menunjukkan Buddha itu sendiri, maka dari sinilah mengapa sebagian ilmuan Islam meyakini bahawa Buddha telah diakui sebagai nabi di dalam agama Islam....



Manakala Hamid Abdul Qadir, seorang sejarawan abad ke-20 mengatakan dalam bukunya Buddha Yang Agung : Riwayat dan Ajarannya (Arab: Budha al-Akbar Hayatuh wa Falsaftuh), menjelaskan bahawa Buddha adalah nabi Dhul-Kifl, yang berarti “ia yang berasal dari KIFL”. Nabi Dhul-Kifl @ Zulkifli disebutkan 2 kali dalam Al-Qur’an:



“Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli (Dhul Kifl). Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar.” (Al-Anbiya’ 21: 85).

“Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa, dan Dzulkifli (Dhul Kifl). Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik.” (Shad 38 : 48).



“KIFL” adalah terjemahan Arab dari Kapilavastu (Kapil), tempat kelahiran Bodhisattva (Buddha). Hal ini juga yang mungkin menyebabkan Mawlana Abul Azad seorang ahli teologi Muslim abad ke-20 turut menekankan bahawa Dhul-Kifl dalam Al-Qur’an boleh jadi adalah Buddha.



Dalam sejarah Islam, Nabi Zulkifli Alaihissalam adalah antara nabi yang mempunyai cerita yang paling sedikit dibicarakan. Hal ini mungkin menjadi faktor kepada sebahagian ulama’ menyamakan watak Dzul-Kifli dalam Al-Qur’an dengan Buddha yang secara kebetulan banyak persamaan sekiranya disesuaikan...



Bila Allah berfirman : “Wattiini wazaitun. watuurisinina wahazal baladil amin.”



Allah menyebut perihal Nabi-Nabi-Nya...., Tiin (Nabi Zulkifli-Buddha), Zaitun (Nabi Isa alaihissalam), Siniina- bukit Sinai (Nabi Musa) dan Baladil amin -Tanah yang aman dan selamat (Mekah)- Nabi Muhammad... ia ikut urutan, hebatnya Qur’an sebagai kalimat Tuhan susunan sejarah riwayat Nabi-Nya....



Sekarang saya serahkan pada PEMBACA dalam mengartikan siapakah sosok BUDDHA, namun lebih dari itu saya pribadi hanya bisa mengatakan "HANYA ALLAH YANG MAHA MENGETAHUI"

48 Responses to "SIAPAKAH SIDHARTA GAUTAMA?"

  1. Baguss...
    Mohon Ijin Copasan nya Ke Blog Saya Oke?

    ReplyDelete
  2. Waduh.. kalau saya mah sangsi sidharta terkait dengan para nabi.. soale yang saya tau buddhisme itu sebenarnya ateisme..

    ReplyDelete
  3. saya mah mung terang gepuk.... geup kurupuk ... geu p kurupuk deui wae XD

    ReplyDelete
  4. wAllahu 'alam
    jika pun benar, maka umat budha yang sekarang berarti sudah mengingkari ajarannya....

    ReplyDelete
  5. menurut saya, selain 25 nabi dan rasul yang kita ketahui masih banyak nabi2 yang diturunkan ke muka bumi, setiap nabi konon diturunkan pada kaum tertentu, bukan tidak mungkin budha juga adalah nabi, dan karena ia hidup di zaman prasejarah (belum ada tulisan) maka baru setelah beratus2 tahun berikutnya para pengikutnya mencoba merangkai kembali ajarannya, mirip seperti jaman nabi isa

    ReplyDelete
  6. Saya jadi bingung ..
    Maaf ya teman - teman sebelumnya !
    saya iseng* baca ini :P
    saya beragama Non muslim , dan di ajaran agama saya ( Hindhu ) tercantum budha itu adalah awatara ( penjelmaan dewa wisnu yg turun kedunia for membela kebenaran ) yang ke 8 dari 9 awatara = Budha Awatara ..
    Ajaran budha termasuk salah satu ajaran yg tidak percaya Weda , tapi ajaranny hampir sma dengan Weda ( 11 : 12 )
    Jadi yg mna yg bener ini .?
    ..
    Mnding tnya sma yg beragama Buda lagh :D
    Trims ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siapakah yang menciptakan dewa anda?

      Delete
  7. Setau saya Jumlah nabi 124000,
    yang di angkat menjadi rosul adalah 25,yang menjadi pertanyaan nya adalah apakah semua muslim hapal yang 25 itu?

    ReplyDelete
  8. hallo teman-teman sekalian, saya sudah membaca artikel yang cukup menarik ini.
    dan saya adalah seorang Buddhism.

    Sidharta itu sendiri adalah manusia biasa, yang mampu mencapai penerangan dengan usahanya sendiri, tanpa dibantu oleh siapapun.

    mengapa ada rupang Buddha?
    itu bukanlah objek persembahan, namun dibuat sebagai ucapan terima kasih, dan mengapa bersujud di hadapan rupang Buddha? itu sebagai sebuah penghormatan (ibarat menghormat kepada Bendera negara).

    Sidharta sendiri lahir karena karma masa lampau nya yang melahirkannya ke alam manusia.

    Jadi sesungguhnya umat Buddhist sendiri tak menyembah berhala, karena umat Buddhist sangat tidak pernah diajarkan untuk memohon-mohon sesuatu kepada suatu objek.
    melainkan, kerja keras merupakan faktor utama.

    masalah agama Buddha adalah atheis, ya banyak yang berpikir demikian, namun atheis dan Buddha adalah beda.
    atheis benar-benar tidak mempercayai alam setelah kematian.
    dan agama Buddha mempercayainya.

    thanks for sharing, semoga bisa menjadi pengetahuan teman-teman.
    Namo Buddhaya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hallo buat mas yang diatas,,

      apa perbedaan Budha Mahayana dan Non Mahayana. karena saya bertanya dengan dosen budhist saya dan teman saya yang bergama Budha, mereka ada yg berpendapat ada kehidupan setelah meninggal dan ada yg tidak

      Delete
    2. Sebenarnya buddha itu banyak aliran nya,jadi kalo aliran yg non mahayana itu banyak ga cuma 1

      Delete
  9. Disebutkan dalam Qoran;
    Jumlah Nabi 124 Ribu, jumlah Rasul 315
    Nabi dan Rosul yg namanya disebutkan Qoran berjumlah 25 dan wajib diketahui oleh para Mu'min

    "Sesungguhnya orang-orang Mu'min, Yahudi, Nasrani, Shabiin, siapa saja diantara mereka yg percaya terhadap Tuhannya, percaya pada hari akhir dan berbuat kebaikan, mereka akan menerima pahala dari Tuhan Mereka, maka tidak ada kekhawatiran bagi mereka dan tidak pula mereka bersedih hati" Al Baqarah 62

    "Dan kami telah mengutus Rosul-Rosul yg sungguh t'lah kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan Rosul-rosul yg tdk kmi kisahkan tentang mereka kepadamu" "Mereka kami utus selaku pembawa berita gembira dan peringatan agar tidak ada alasan bagi manusia membantah Tuhan sesudah diutusnya rosul-rosul itu. Dan DIAlah Tuhan yg Maha Perkasa lagi Bijaksana" AN Nisaa 164 - 165

    ReplyDelete
  10. Buddha sebagai Awatara Wisnu adalah sebuah konsep dalam agama Hindu yang dimaksudkan untuk menghormati sang Buddha, Siddhartha Gautama, pendiri agama Buddha. Buddha Awatara atau sang Buddha merupakan seorang tokoh penting yang muncul dalam kitab Purana (Susastra Hindu) sebagai Awatara kesembilan dari Dasa Awatara Dewa Wisnu. Dalam Bhagavata Purana, beliau disebut sebagai Awatara kedua puluh empat dari dua puluh lima Awatara Wisnu. Kata Buddha berarti “Dia yang mendapat pencerahan”. Buddha Awatara terlahir sebagai putera mahkota Raja Suddhodana di sebuah kerajaan Hindu bernama Kapilawastu di India Utara (sekarang merupakan wilayah kerajaan Nepal) dengan nama Siddharta Gautama yang berarti “Dia yang mencapai segala hasratnya”.
    Namun ajaran Siddhartha Gautama tidak menekankan keberadaan "Tuhan sang Pencipta" dan konsekuenskinya, agama Buddha termasuk bagian dari salah satu mazhab nāstika (heterodoks, harafiah "Itu tidak ada") menurut mazhab-mazhab agama Dharma lainnya, seperti Dvaita. Namun beberapa mazhab lainnya, seperti Advaita, sangat mirip dengan ajaran Buddhisme, baik bentuk maupun filsafatnya.

    Buddha menurut umat Hindu
    Dalam tradisi Hindu, Sang Buddha tidak memiliki posisi istimewa dalam Veda. Menurut kepercayaan umat Hindu, pada masa Kali Yuga, orang-orang mulai melupakan ajaran agama dan tindakan mereka melenceng atau tidak sesuai dengan Veda. Maka dari itu, Sang Buddha muncul untuk menyempurnakan kembali tindakan yang melenceng dari Veda dan menolak untuk menerapkan pengorbanan hewan.

    Pada mulanya agama Buddha dianggap sebagai sebuah sekte oleh umat Hindu ketika ajarannya disebarkan di daratan India. Oleh umat Hindu, Siddharta sendiri dihormati dan diyakini sebagai salah satu penjelmaan (Awatara) Tuhan. Siddharta menolak diterapkannya lembaga kasta dan upacara-upacara dalam Veda, dan juga terdapat beberapa filsafat tersendiri yang berbeda dengan filsafat Hindu, sehingga sekte yang didirikan Siddharta Gautama menjadi agama tersendiri.

    Beberapa tokoh Hindu menganggap Buddha merupakan seorang tokoh yang memperbarui ajaran Veda. Dalam beberapa filsafat Hinduisme, Rama dan Krishna yang merupakan Awatara juga dipuja sebagai Dewa, namun Sang Buddha yang juga merupakan Awatara tidak dipuja dalam Hindu selayaknya Awatara yang lain.


    Hutang Abadi kepada Sang Buddha
    Adalah pendapat saya yang berhati – hati bahwasanya bagian penting dari
    ajaran Sang Buddha sekarang ini membentuk bagian yang integral pada
    Hinduisme. Tidaklah mungkin bagi Hindu India dewasa ini untuk menelusuri
    kembali langkah – langkahnya dan melampaui reformasi besar yang dibuat oleh
    Gautama yang dapat memberi pengaruh terhadap Hinduisme. Dengan
    pengorbananNya yang demikian besar, dengan pelepasan – agungNya, dan dengan
    kesucian yang tak bernoda dari hidupNya, Beliau meninggalkan kesan yang tak
    terhapuskan pada Hinduisme, dan Hinduisme berhutang suatu hutang budi yang
    abadi kepada Sang Guru Agung tersebut.
    (Mahatma Gandhi, "Maha Bodhi

    ReplyDelete
  11. Pertamax gan

    Mampir balik yaa di SHARE4RT , oiya tolong dong gan tombol G+ nya di klik :)

    Sukses selalu buat blog ini ^_^

    ReplyDelete
  12. Maaf tapi pernyataan anda salah .. Buddha itu bukan nabi atau apapun. kami bukan menyembah berhala, itu hanyalah sebuah simbol saat upacara keagamaan dan saat berdoa membaca parita. setiap ajaran agama pasti ada yang berbeda dan mungkin bertentangan. tapi ada juga yang sama. jadi lebih baik tak usah membahas hal hal yang bisa menyakiti umat lain. thx. :)

    ReplyDelete
  13. @Alfrendo Affandy: ya saya sangat setuju dengan anda :)
    saya juga beragama buddha

    ReplyDelete
  14. wkakaka jangan mecuri terus kerjaan nya wahai umat muslim...apa lagi sich yg mau di cap islam ?sadar woi sejak kapan islam itu lahir????dan bagaimana dengan agama yg ada sebelum islam??? lebih baek dan masih terhormat di bilang sembah berhala...coba dengan hati nurani anda serta dengan pemikiran yang logika dgn kecerdasan anda berpikir dari pada islam sepanjang sejarah islam yg seluruh dunia kenal adalah pembantaian umat manusia...sembah berhala dosa dan kluar dari koridor ajaran agama islam? apakah membantai dan memaksa kan seluruh manusia ini masuk islam dengan ancaman pedang itu tidak dosa? apakah sembah berhala lebih parah dari bunuh orang? pikir pake otak maka nya...maklum ajaran anda emng di suruh pake dengkull...wkakakaka

    ReplyDelete
  15. budha adalah budha ...selebih nya no coment...anda salah kalo bilang kami umat budha sembah berhala...kami membesarkan budha dalam sebuah simbal...seperti tradisi kami menghormati leluhur..harus nya kalian umat beragama beda dengan budha jgn komentar soal patung budha karna dlm setiap saya jalani pelajaran nya tidak di ajrkan sembah..kalo konghuchu dan toisme ga begitu paham dah..gini aja lebiih singkat dan jelas...ga usah persoal apa pun ajaran agama laen..ingat ubah lah diri kita seperti budha yang welas asih yg myebarkan kebaikan untuk setiap makluk hidup di muka bumi ini

    ReplyDelete
  16. Menurut saya, semua agama di dunia ini selama tidak menyimpang HAM, adalah sama-sama berdoa kepada satu Tuhan/Allah/Budha atau apapun sebutannya..
    Soal perantara yang disembah, seperti misalnya patung itu hanyalah sebuah simbol.
    Seperti hal nya kita sebagai manusia,apabila merasakan rindu/kangen terhadap seseorang biasanya kita memandang wajah pada foto tersebut, atapun mencium foto tersebut.. Itu kan sama saja sebagai simbol dari orang yang kita rindukan tersebut.
    Begitu pula dengan sosok Budha oleh orang penganut keyakinan agama Budha,sebuah patung adalah simbol untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
    Terima kasih.

    ReplyDelete
  17. @Tuwenti: Saya adalah seorang muslim tetapi saya adalah muslim yang belajar tentang tuhan yang sebenar2nya atau di sebut ma'rifatullah,saya ingin menjelaskan sedikit prihal agama budha yang saya ketahui..... mungkin saya bisa di bilang dianggap sok tau tapi pendapat saya ini mungkin dapat menjawab semua pertanyaan tentang buddha....
    1.Bahwa shidarta gautama bukan rosul/ tetapi anggap saja seperti walialloh. dia menentang ajaran lamanya karena kebingungan akhirnya ia mendapatkan pencerahan dan menyebarkan ajaran buddhi ajaran ini mengajarkan bahwa tuhan itu maha satu dan tidak ada yang lain,hormati semua yang ada di bumi
    2.Shidatra gautama adalah orang yang memiliki kecintaan yang sangat tinggi kepada tuhan yang maha satu sehingga walaupun dia tidak sengaja menginjak rerumputan yang tumbuh ia akan menyesali perbuatannya dengan mengis dan meminta maaf yang terdalam kepada tuhan yang maha esa
    3.Kenapa agama buddha menyembahnya di patung buddha....
    begini....... tentang ini saya tidak bisa sembarangan... sebaliknya saya ingin mencoba bertanya untuk yang beragama buddha,Bukankah shidarta gautama menyebarkan ajaran buddha dan pasti memiliki beberapa murid... nah apakah saat sang murid melakukan/ melaksanakan upacara keagamaan mereka menghormat/ sujud kepada sang shidarta gautama.......? Bila mereka tidak sujud di bawah shidharta gautama terus apa yang mereka lakukan pada saat itu apakah mereka juga bertapa atau apa....?
    dan Bila mereka pada saat itu tidak bersujud kepada seorang shidarta mengapa sekarang ini kalian bersujud menghadap ke patung shidarta.....? mengapa harus menghirmati shidarta gautama dengan bersujud menghadap patung shidarta..? mengapa kalian tidak menghormati shidarta dengan mengenal diya dan melakukan semua prilaku dari shidarta....? dan mengapa ada kremasi bukankah shidarhta meninggal tidak di kremasi tetapi diangkat kelangit....?
    Nah itu yang ingin saya tanyakan
    dan begini......
    bangsa arab juga pernah mengalami hal seperti ini.... pada saat itu jauh sebelum ada nabi muhammad para bangsa arab adalah para orang2 yang mrmiliki ajaran tauhid atau hanya menyembah tuhan tetapi beribi2 tahun setelahnya pada awalnya mereka hanya membuat patung hiasan yang di beri nama lata dan uzza tetapi karena minimnya pengetahuan tentang agama tauhid yang terdahulu mereka pun mulai menyembah patung tsb karena tidak mendapatkan informasi tentang agama yang dulu
    sama dengan agama buddha mungkin.... pada saat itu awalnya kalian menyembah tuhan yang satu dan setelah shidartha wafat untuk menghormatinya kalian membuat patung shidartha gautama untuk mengingat jasanya.... tetapi karena beribu ribu tahun kemudian.... karena minimnya informasi yang di dapat mereka pun mulai menghormati shidatha dengan sujud di depannya
    seperti itulah kalau menurut sejarah yang saya pelajari tentang sebenar2nya buddha
    Mohon maaf bila mengandung banyak unsur sara, dan banyak hal yang menurut kalian saya mngigau atau sok tau
    WASSALAMUAILUN WR WB

    ReplyDelete
  18. @Indonesian Muslim Community:jika ingin berdiskusi, maka diskusilah dengan orang yang benar-benar menguasai topik. jangan setengah-setengah maka hasil yg anda dpat juga akan sempurna...

    ReplyDelete
  19. Sungguh aneh kalian ini....
    memperdebatkan masalah yang telah lalu dari hidup kita, kita sebagai umat/mahluk yang hidup saat ini, dan memang telah mengetahui apa yang diajarkan oleh para guru/nabi kita, pasti ilmu kebaikan yang beliau ajarkan. Yasudah koridor itu saja yg kita jalani terapkan ilmu kebaikan itu, ciptakanlah perdamaian dunia, saling mengasihi kepada sesama mau orang itu atheis sekalipun. Toh kalian juga belum pernah bertemu dangan nabi atau Tuhan kalian kan?
    Jangan lah hidup ini dibuat rumit oleh statement yang ga ada gunanya
    Saat ini jalanilah hidup kita baik-baik dan sesuai aturan saja, mau yang Islam, Buddha, Hindu, Konghucu, Yahudi, Nasrani, Katolik, Animisme, Parmalim, Tao, Shinto atau Atheis

    dan kita manusia Harusnya Belajar
    "Hukum Sebab Akibat"

    ReplyDelete
  20. dewa wisnu itu arkhytirema...
    cba teman2 cari di google tentang arkhytirema..CMIIW

    ReplyDelete
  21. agama yg di Ridhoi Tuhan cuma Islam. mengapa ? karena Islam agama terakhir lahir dengan menyempurnakan semua kitab dari semua agama, dan Muhammad SAW adalah nabi n rasul terakhir setelah nabi Yesua(us)/Isa diangkat kelangit !

    joss

    ReplyDelete
  22. Kini banyak cendikiawan Islam yang mengkait-kaitkan sosok Siddharta Gautama (Buddha) dengan Nabi-Nabi dalam Islam.
    Diantara:
    Buddha Gautama dengan Nabi Idris
    Buddha Gautama dengan Nabi Dzulkifli
    ditambah lagi Buddha Maitreya dengan Nabi Muhammad (baca tulisan: Zakir Naek).

    Apakah benar Buddha Gautama adalah Nabi yang dimaksud dalam Islam?
    Mari kita kaji...
    1. Setiap CALON BUDDHA memiliki 32 Tanda Fisik (Maha Purisa) sejak lahir.
    2. Setiap Buddha hidup selibat
    3. Mempunyai 2 Siswa Utama dan 80 siswa Agung.
    4. Buddha selama hidupnya tidak akan melanggar moralitas, diantaranya tidak akan membunuh makhluk hidup.
    5. Buddha dengan Tegas menyatakan BUKAN UTUSAN TUHAN. Buddha tidak mengakui adanya Tuhan pencipta. Buddha tidak pernah mengajarkan Polytheisme dan Monotheisme. Apalagi sampai mengajarkan menyembah satu tuhan, jelas tidak!!!
    6. Semua Ajaran Para Buddha, mengakui adanya Hukum Karma dan Kelahiran Kembali.
    7. Semua Ajaran Para Buddha berfokus kepada penyucian Bathin, dengan kata lain ada tingkat-tingkat kesucian yang harus direalisasikan oleh setiap manusia bahkan para dewa sekalipun. adapun tingkat kesucian itu antara lain:
    a) Sotapanna
    b) Sakadagami
    c) Anagami
    d) Arahat

    ketika seseorang mencapai tingkat Arahat, maka orang tersebut patut disebut sebagai orang suci yang sempurna.
    Pencapaian tingkat kesucian ini telah banyak dibuktikan oleh para siswa-siswi Buddha Gautama. Jadi dengan kata lain Ajaran Buddha (Dharma) mengundang kita untuk membuktikan (ehipassiko).

    8. Buddha dengan tegas menyatakan tujuan tertinggi yang harus dicapai BUKANLAH SURGA melainkan yang harus dicapai adalah NIRVANA. Apakah Buddha tidak mengenal Surga? Kata Surga berasal dari Bahasa Sansekerta, yakni Swarga.
    Surga menurut Buddha bukan ada 1 (satu) melainkan ada banyak, demikian pula dengan Neraka.
    Surga dan Neraka, bukanlah suatu alam yang abadi.

    dan masih banyak yang dapat diuraikan bahwa seorang Buddha hanya dapat disamakan oleh seorang Buddha saja, sebab untuk mencapai kebuddhaan (buddhahood) seseorang harus menyempurnakan 10 paramita yang ditempuh selama berkalpa-kalpa dalam ribuan kelahiran.

    Kesimpulannya:
    Buddha jelas bukan utusan Allah.
    Buddha tidak mengharapkan pujian Anda, Buddha hanya berharap Anda terbebas dari penderitaan.

    "Mereka yang menembus Dharma, akan melihat Aku. Mereka yang melihat Aku, akan menembus Dharma" (syair Dhammapada)


    Catatan:
    Sejarah Riwayat Hidup Buddha telah menyebar ke seluruh dunia. Ajaran dan Kehidupan beliau telah menginspirasi banyak orang. sehingga lumrah bila akhirnya banyak versi yang berkembang dan banyak pula sebutannya.

    Contoh:
    1. Alexander The Great, dikenal sebagai Iskandar Zulkarnaen, benarkah???
    2. Barlaam dan Josaphat, yang ternyata berasal dari kisah riwayat Hidup Buddha yang dibuat dalam versi Arab dan Katholik.


    menurut saya, Cendikiawan Islam banyak mencari kesamaan-kesamaan yang ada pada Buddha Gautama dengan bermaksud menunjukan bahwa Islam adalah Agama pelengkap dan penyempurna dari agama-agama yang ada.

    Padahal tidak perlu sampai mengkait-kaitkan Agama orang lain. karena sangat jelas Islam dan Buddha memang berbeda dalam silsilah.

    Sejarah mencatat, bahwa Invansi Islam telah banyak menghancurkan tempat ibadah dan universitas Buddhist, salah satunya universitas Nalanda, India.

    ReplyDelete
  23. Agama adalah suatu tata'an dlm kehidupan dimana kita menuju kebaikan , disitu terdapat ajaran" yg telah dituliskan dlm al-qur'an .. Apapun agama'ny tetaplah tuhan qt tetap satu yaitu اللّهِ swt , mngkin dengan ajaran dan versi lain" tetapi sebenar'ny semua'ny tetap tertuju pada satu keyakinan .. Seperti agama islam yg saya anut ,, dmna saya d'ajarkan untuk selalu berbuat kebaikan , menyucikan diri,, dan menyayangi ,menghormati sesama .. Berbagai macam kisah malaikan ,rosul , apa yg nama'ny jin,setan,manusia , binatang,tumbuhan , surga ,ataupn nerakan semua tertulis jelas dan lengkap dlm al-qur'an .. اللّهِ adalah satu"nya pencipta yg esa,, tercipta dari cahaya yg mampu menerangi umat'ny .. Dalam berwudhu, sholat , beramal , dan dlm rukun islam yg k'5 mewajibkan kita untuk naik haji , jika berkecukupan ,, untuk lebih mendekatkan diri dan merasakan keajaiban" yg telah ia berikan .. Hanya itu saja tlng renungkanlah ,, tidak baik jika qt saling memojokan agama ,, agama itu suci

    ReplyDelete
  24. kalau kita lihat kenyataannya, karena ada perbedaan dalam hal ajaran, maka timbul berbagai "nama" agama, karena jelas ada perbedaan, baik dalam praktek (dalam Buddhis ada meditasi lebih tepat disebut Bhavana), sedangkan dalam ajaran lain tidak ada. dan byk lagi berbagai perbedaan, walau ada sedikit persamaan, misalnya menyarankan orang untuk bertindak baik. nah , untuk penjelasan tindakan baik juga berbeda. oleh karena itu, menurut saya , alangkah lebih baiknya kalau tidak menyamakan semua ajaran sama, karena kalau sama, pasti hanya memiliki satu nama, tapi kenyataannya saat ini tidak demikian. kemudian , sebagai umat Buddha, saya ingin menjelaskan mengenai patung Buddha, mengapa saya bersujud kepada Buddha( dengan simbolis patung Buddha), saya belajar kerendahan hati dengan menghormati diri seorang Buddha yang telah mengajarkan hal baik yang bermanfaat bagi kehidupan saya. saya juga diajarkan mandiri, tidak meminta sesuatu, tapi berusaha dengan tepat. menurut saya, setiap agama ada simbol untuk dihormati, seperti Salib di Kristen, dan Ka'bah di Arab.
    dan arti kata "Berhala" saat ini juga tidak jelas.. Apakah karena artinya menyembah patung atau menduakan Tuhan, jika menduakan Tuhan, maksudnya bagaimana..? definisi "berhala" masih tidak jelas..
    Agama Buddha bukan Atheis, karena penjelasan mengenai Tuhan dalam Buddhis sangat berbeda dengan pemahaman umum, salah satunya Tuhan itu tidak mengatur nasib manusia, tapi manusia diberi kebebasan untuk menentukan nasibnya sendiri. Penjelasan ini disebut hukum kamma,hukum sebab akibat yakni apa yang kamu tanam, maka itulah buah yang akan kamu petik, apa yang kita lakukan, maka sebabnya akan kita terima..
    untuk mempelajari tentang Buddhis, website yang saya sarankan : www.samaggi-phala.or.id

    ReplyDelete

  25. wahai kaum muslimin ajaran islam tidak ada yang mengajarkan untuk menghina agama orang lain. malah ALLAH SWT menyerukan bagimu agamu dan bagiku agamaku ( QS. Alkafirun :6), Tidak ada paksaan dalam agama islam ( Qs: albaqaroh : 284) jadi hentika aja ya saling hujat menghujat, hina menghina amalkan saja apa yang diajarkan oleh agama kita ga usah ngurusin agama orang lain sampe kiamat ga ada habisnya.

    ReplyDelete
  26. bagi yang non islam kalo anda udah merasa yakin dengan ajaran anda ya monggo silahkan saja jalankan agama anda jangan juga memojokkan islam dengan tuduhan yang macam-macam oke... peace !!!. i am a moslem

    ReplyDelete
  27. menurut saya artikle diatas ditujukan bagi orang-orang islam sebagai pengajian dan bahan refleksi keimanan jadi yang bukan islam kalo mo komentar cukup dalam hati aja ya. I am A moslem

    ReplyDelete
  28. Tiada Tuhan Selain Allah.

    ReplyDelete
  29. DI TEMPAT MAJELIS TA'LIM KAMI, ADA 'RISALAH' LEWAT MEDIATOR. SALAH SATU RISALAH TERSEBUT BERASAL DARI SIDHARTA GAUTAMA. BELIAU MENANGIS, KARENA MELIHAT KEADAAN PARA PENGIKUTNYA YANG MENJADI MUSYRIK KARENA MENYEMBAHNYA. IBLIS DAN SYETAN TELAH MENYIMPANGKAN AJARAN SIDHARTA. BELIAU MEMPERKENALKAN DIRI BAHWA BELIAU ADALAH SEORANG UTUSAN ALLAH. BERNAMA 'SYAIKH UMMAR ALI'. BELIAU MENGIMANI AJARAN YANG DIBAWA RASULULLAH. HANYA SAJA BELIAU DITAKDIRKAN LAHIR SEBELUM RASULULLAH. BELIAU BERPESAN, BERSYUKURLAH KALIAN MENJADI PENGIKUT NABI MUHAMMAD (MUSLIM), JANGAN SIA-SIAKAN AJARAN YANG DIAJARAKAN NABI KALIAN...KARENA ITU AJARAN YANG BENAR2 DARI TUHAN. DAKWAHKAN KEPADA MEREKA SUPAYA JANGAN TERTIPU OLEH SETAN, KARENA TIPU MUSLIHAT SETAN YG KELIRU MENJADI NAMPAK BENAR...PESAN INI BUKAN REKAAN ATAU SAYA BUAT-BUAT...WASSALAM

    ReplyDelete
    Replies
    1. Intinya agama buddha dengan agama muslim tidak ada sangkut pautnya,agama buddha hanya tersebar d jepang dan india

      Delete
  30. Kalian ini semua aneh,, mana ada disangkut pautkan ajaran Islam dan ajaran non islam.. agama islam menjalankan saja peribadatan-ny agama non islam juga sama.. jangan di campur adukkan dn menurut saya Siddharta gautama itu bukan seorang nabi Jangan Dikait"an lah.. makin aneh aja dah orang muslim sekarang

    ReplyDelete
  31. gak usah ribet saudara...agama bukan untuk di ributkan

    ReplyDelete
  32. gak usah ribet saudara,,,,.semua agama mengajarkan yg benar,,,,,tujuanya sama,,,,,.,kalau kita saling menghujat,,,,malah akan terjadi perpecahan..antar umat ,,,ayolah kita saling menghargai/menghormati,antar agama,...jangan saling merasa benar sendiri,,,.,,,orang yg merasa dirinya benar sendiri itulah..orang yg tidak punya TUHAN./kaFIR,,,,,,,,

    ReplyDelete
  33. Maap tapi menurut gw itu bisa aja terjadi karena agama buda mengajarkan kebaikan dan melarang keburukan
    Gw sendiri orang islam
    Dan menurut selama agama itu mengajarkan kebaikan itu bukan hal yang buruk
    Karena manusia ga bisa memilih terlahir menjadi apa
    Kl masalah surga apa neraka yah tergantung perbuatan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Loe yg bodoh ea igt kta arab mnggil awasta abraham artinya orang dri brhmana atau mntan brahmana...tdak ada nbi islam d trunkan k bmi sri krisna brsabda hai para dewa turunlah engkau k bumi....artinya tuhan itu mengikan para dewa turun k bumi untuk mngikuti lila sri krisna.... klau islam gk tw sjarah diam sja lbih baik jgn slalu bilang agamamu bnar...Cbk d liatin btin klian cri tw diri jti klian cri tw asal asli klian....Krena bngsa nusantara d jajah islam arab....Dengan dail yg d buat sndiri olh nbi palsu.....

      Delete
  34. Bagaimana Islam disebut sebagai agama perdamaian jika dulu Islam sebarkan dengan "pedang" (kekerasan)?
    Jawaban:
    1. Terkadang kekerasan digunakan untuk mempertahankan kedamaian

    Tidak semua manusia di dunia senang mempertahankan perdamaian dan kerukunan. Banyak di antara mereka yang mengacaukan kedamaian untuk kepentingan pribadi atau kelompok mereka. Namun, kadang kala, kekerasan harus dilakukan guna mempertahankan perdamaian. Untuk alasan inilah, Islam mempunyai kebijakan dalam menggunakan kekerasan terhadap pelaku kriminal dan unsur-unsur anti sosial untuk mempertahankan perdamaian. Islam memiliki tujuan untuk memajukan perdamaian dan di waktu yang sama, Islam juga memperingatkan pengikutnya untuk melawan jika ada penindasan. Dalam Islam, kekerasan hanya boleh digunakan untuk menjaga perdamaian, kebenaran dan keadilan.
    2. Muslim menguasai Spanyol selama 800 tahun

    Umat Muslim menguasai Spanyol selama kira-kira 800 tahun. Umat Muslim di Spanyol tidak pernah memaksa orang-orang di Spanyol untuk menganut agama Islam dengan paksa atau dengan kekerasan. Kemudian, tentara Salib datang ke Spanyol dan menyapu habis semua umat Muslim.
    3. Penduduk Jazirah Arab berjumlah kurang lebih 14 juta jiwa beragama Kristen Koptik

    Kaum Muslimin adalah penguasa Arab selama 1.400 tahun. Untuk beberapa tahun Bangsa Inggris menguasai Arab, dan untuk beberapa tahun pula Bangsa Perancis menguasai. Secara keseluruhan, kaum Muslimin telah menguasai Arab selama 1.400 tahun. Dan hingga hari ini, terdapat 14 juta orang Arab yang beragama Kristen Koptik (Kristen sejak beberapa generasi sebelumnya). Bila Islam disebarkan dengan menggunakan pedang, maka tidak akan ada seorang pun Bangsa Arab yang Kristen.
    4. Lebih dari 80% penduduk India adalah non-Muslim

    Muslim telah menguasai India selama ribuan tahun. Jika mereka ingin, mereka dapat menggunakan kekuasaan mereka untuk mengkonversi semua non-Muslim di India untuk memeluk Islam. Saat ini lebih dari 80% populasi India adalah non-Muslim. Semua penduduk non-Muslim India menjadi saksi hingga saat ini bahwa Islam tidak disebarkan menggunakan pedang alias kekerasan.
    5. Indonesia dan Malaysia

    Indonesia adalah negara yang memiliki jumlah Muslim terbesar di dunia. Mayoritas penduduk Malaysia adalah Muslim. Jika seseorang bertanya, "Tentara Muslim mana yang pernah pergi ke Indonesia dan Malaysia untuk menyebarkan Islam dengan kekerasan dan paksaan?"
    6. Tidak ada paksaan dalam beragama

    Telah difirmankan oleh Allah dalam Al-Qur'an di surat berikut:
    "Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan
    yang benar daripada jalan yang sesat" QS 2:256
    7. Pedang Intelektual

    Adalah pedang intelektual yang mampu menguasai hati dan pikiran dari manusia. Al-Qur'an Surat An Nahl ayat 125 berbunyi:
    "Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah [845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik" Q.S 16:125
    8. Pertumbuhan agama dunia dari tahun 1934-1984

    Sebuah artikel dalam "Reader's Digest Almanac", buku tahunan pada tahun 1986, memberikan statistik dari pertumbuhan prosentase dari agama mayoritas di dunia dalam separuh abad dari 1934-1984. Artikel ini juga muncul dalam majalah "The Plain Truth". Di puncak adalah Islam dengan pertumbuhan sebanyak 235%, dan Kristen hanya bertumbuh 47%. Perlu dipertanyakan, perang mana yang terjadi dalam satu abad yang mengkonversi jutaan orang menjadi Islam?
    9. Islam adalah agama dengan pertumbuhan tercepat di Amerika dan Eropa

    Saat ini, agama dengan pertumbuhan tercepat di Amerika adalah Islam. Agama yang berkembang pesat di Eropa pun adalah Islam. Pedang mana yang memaksa Masyarakat Barat untuk menerima Islam dalam jumlah yang sangat besar?

    ReplyDelete
  35. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  36. Umat Buddha menyembah berhala ??? gak salah ???
    dalam agama buddha perbuatan yang tidak bermanfaat itu dilarang, termasuk menyembah berhala, lagi pula konsep ke-Tuhan-an dalam agama buddha itu berbeda dengan agama-agama lain, umat buddha tidak melakukan penyembahan terhadap apapun, semoga artikel ini memberi sedikit pengetahuan
    Siapa Tuhan dalam agama buddha ?

    ReplyDelete
  37. Hayo sebagai mahluk berakal, hendaknya cari tau kebenarannya masing2 apa yang sudah di anutnya. Sebagai contoh, mobil di produksi oleh produsen dengan berbagai merk dan tentunya buyer akan membanggakan apa yang sudah di belinya. Bisa toyota, honda, nissan, ferrari dll. Tapi jika lihat, manusia semua sama. Sama-sama hidup di bumi dan tentunya yg menciptakan bumi itu adalah 1. Kenapa? Jika tuhannya berbeda, pasti manusia hidup ga hanya di bumi. Jika pencipta bumi, manusia adalah 1. Kenapa manusia tidak menyembah 1 tuhan dengan ajaran yang sama? Kajilah kitab-kitab jika itu firman Tuhan, maka akan kamu ketahui mana yang benar dan mana yang tidak. Jika kitab itu benar dari Tuhan, maka akan terbukti dengan realita.

    ReplyDelete
  38. sekilas info (renungan bagi semua umat)

    silahkan kunjungi link dibawah ini dan klik pada komentarnya

    https://njlajahweb.blogspot.co.id/2015/02/pertama-tama-saya-

    mohon-maaf-yang.html#comment-form

    ReplyDelete
  39. Agama Buddha adalah revolusi yang lain lagi terhadap agama Brahmana, dan gerakan besar ini tidak dapat bercampur lagi dengan agama Hindu. Buddha bukanlah suatu agama yang berbeda, melainkan suatu sistem yang positif. Namun demikian, setelah suatu masa sukses dan popularitas yang luas, agama ini terasing dari tanah kelahirannya oleh agama Hindu yang dibangkitkan lagi. Tetapi sebelum hal itu terjadi, agama Buddha telah tersebar ke berbagai negeri di luar India dan menjadi satu dari agama dunia yang besar.

    Fakta sejarah mengenai kehidupan pendiri agama Buddha telah tenggelam dalam banjir dongeng yang muncul sejak awal sejarah agama tersebut. Dari seluruh catatan yang telah ditulis tentang beliau, hanya ada sebagian kecil yang dapat dianggap sebagai kebenaran sejarah, sampai-sampai seorang yang ulama pun seperti Ananda Coomaraswamy percaya bahwa Buddha bukanlah seorang manusia melainkan suatu mitos Dewa Matahari.

    Sang Buddha sendirι tidak menulis apa-apa. Tak sedikit pun dari ajarannya yang tertulis setidaknya selama empat ratus tahun sesudah wafatnya. Yang lebih buruk lagi, praktik-praktik para pengikutnya dalam menerangkan agama Buddha telah menyisipkan kata-kata dan komentar sendiri dari ucapan Guru Besar itu. Karena itu mustahil memisahkan kata-kata asli dari Buddha dengan segolongan besar kata-kata dan ceramah-ceramah yang tersiar yang telah dinisbahkan kepadanya dalam kitab-kitab suci agama Buddha. Cendikiawan Buddha terkenal, Chirstmas Humpreys menulis:

    “Karena itu tidaklah kita mengetahui apa yang diajarkan Buddha lebih dari apa yang diajarkan Yesus, dan saat ini sedikitnya ada empat aliran dan masing-masing ada pembagian lagi yang menyatakan bahwa pandangan mereka sendiri-lah yang mencerminkan apakah agama Buddha”

    Buddha menolak terlibat dalam pertentangan metafisik yang meresahkan dan tidak terarah. Banyak ajaran yang sekarang dianggap bagian penting agama Buddha, tidaklah merupakan bagian ajaran yang asli dari Buddha. Nyonya Rhys Dacids, H.J. Jennings dan Ananda Coosmaraswamy sepakat bahwa ajaran reinkarnasi dari agama Hindu, “penolakkan diri” (Anatta) dan kependetaan itu bukanlah termasuk asli agama Buddha. Tidak diragukan lagi tentang kepercayaan Buddha terhadap keabdian jiwa. Waktu beliau berbicara tentang penghancuran “diri sendiri”, itu berarti penghancuran nafsu rendah. Nafsu rendah inilah yang dinyatakan oleh Buddha sebagai tidak permanen dan tidak nyata. Beliau yakin atas kenyataan dan keabadian dari nafsu yang lebih tinggi.

    Tidak satu pun yang lebih disalahfahami selain sikap Buddha kepada Tuhan. Seringkali dikatakan bahwa Buddha itu tinggal diam bilamana dia ditanya tentang Tuhan, diamnya itu ditafsirkan sebagai penolakkan atas adanya Tuhan. Namun Ny. Rhys Davids dan Sir Francis Younghusband, kedua-duanya menunjukkan bahwa Buddha itu membawakan ajaran Upanishad. Dia tidak asing lagi dengan fikiran-fikiran dan istilah-istilah keagamaan. Ketika Upanishad menggunakan kata-kata “Pribadi” seringkali digunakan dalam pengertian Pribadi Semesta atau Tuhan, prinsip metafisik dari kehadiran – inilah Brahman, Pribadi yang tersembunyi dalamdalam di segala makhluk.” Sang Buddha jelas-jelas menggunakan kata Pribadi dengan pengertian yang sama ketika beliau berkata: “Aku berlindung kepada Sang Pribadi” (Digya Nikaya 2:120), dan dalam kata-kata berikut:

    “Pribadi adalah Tuhan itu sendiri, apakah ada Tuhan yang lebih tinggi dari itu? Bila seseorang menguasai baik-baik diri pribadinya, maka dia akan menemukan Satu Tuhan yang sukar didapat.” (Dharmmapada, 12: 159)

    Sungguh disayangkan bahwa kepemimpinan dan tafsir popular agama Buddha itu jatuh ke tangan seorang yang bernama Sariputra. Dia sebagaimana ditunjukkan oleh Edward Conze cenderung sebagai seorang yang skeptis. Dia sungguh-sungguh boleh disebut Santo Paulusnya agama Buddha. Dia mencap risalah-risalah Sang Buddha sebagai bikinannya sendiri dan menafsirkannya sekehendak hatinya. Dia mengabaikan banyak perkara dan melebih-lebihi perkara lain dalam ajaran Buddha.

    *dikutip dari sebuah buku

    ReplyDelete

Assalammua'laikum...
Bagi Sahabat yang Memiliki Pertanyaan,Ingin Share Ilmu,ataupun Ingin meminta Artikel dan di Posting di Blog Kami ini,silahkan Sahabat Tulis Permintaan Sahabat tersebut di Komentar di Bawah....
Kritik & Saran atas Tampilan Blog,ataupun tentang Artikel yang telah Sahabat baca juga bisa Disampaikan disini,jadi Mari Berkomentar....
(No Spam,No Porno,No SARA)